MENGAPA HARUS BERHEMAT DARI YANG MISKIN ?

Berhemat dari yang miskin? Banyak orang sering sekali berhemat setiap keping rupiah dari si miskin. Sering tidak malu menawar serta puas karena bisa berhemat setidaknya Rp 500,-

Berhemat dari yang miskin

Kemudian kita berjalan ke cafe mal dan tidak bertanya kepantasan dari harga secangkir kopi Rp 60.000,- atau semangkok bakso Rp. 40.000,-.
Membeli dengan bangga dan malu bila menawar.

Menawar dari tukang becak yang harus mengayuh dengan berat hanya dengan turun receh Rp. 500, tetapi tidak pernah memprotes argo taksi yang bergerak tak terkendali puluhan ribu.

Setelah itu, kita akan bicara tentang pengentasan kemiskinan.
Protes tentang jumlah kemiskinan yang tidak pernah turun.
Padahal di balik itu, kita sendiri yang mengeksploitasi Si Miskin.

Comments

comments

Leave a Reply