Capcus Ke Wisata Air Terjun Sedudo Nganjuk

Masih pada rangkaian silaturahmi lebaran keluarga Rembang-Blora-Nganjuk-Malang?. Pada liburan kali ini Cak Mar sekeluarga menyempatkan pergi ke Air Terjun Sedudo Nganjuk. Wisata air terjun sedudo nganjuk ini adalah salah satu rujukan bagi para pelancong domestik jawa timuran. Selain pastinya air terjun sedudo dikunjungi oleh para wisatawan lokal sekitaran kabupaten nganjuk sendiri.

Menurut catatan wikipedia, Air Terjun Sedudo adalah obyek wisata yang terletak di Desa Ngliman Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Jaraknya sekitar 30 km arah selatan ibukota kabupaten Nganjuk. Berada pada ketinggian 1.438 meter dpl, ketinggian air terjun ini sekitar 105 meter. Tempat wisata ini memiliki fasilitas yang cukup baik, dan jalur transportasi yang mudah diakses.

Masyarakat setempat masih mempercayai, air terjun ini memiliki efek supra natural. Lokasi wisata alam ini ramai dikunjungi orang pada bulan Sura (kalender Jawa). Konon kepercayaan yang berkembang sejak zaman Majapahit, bulan itu dipercaya membawa berkah awet muda bagi yang mandi di air terjun.

Sendra tari …

Setiap Tahun Baru Jawa, air terjun Sedudo dipergunakan untuk upacara ritual, yaitu memandikan arca dalam upacara Parna Prahista. Kemudian sisa airnya dipercikan ke tubuh peserta. Hingga sekarang pihak Pemkab Nganjuk secara rutin melaksanakan acara ritual Mandi Sedudo setiap tanggal 1 Suro atau 1 Muharram penanggalan Hijriyah.

Mitos yang berkembang pada air terjun sedudo

Mitos yang tersebar di Air Terjun Sedudo tak terlepas dari sejarah Kerajaan Majapahit. Katanya air terjun ini telah ada sejak zaman Kerajaan Majapahit dan dipercaya sebagai air suci yang mengalir dari kahyangan. Para raja, bangsawan, dan pendeta dari Majapahit kerap memanfaatkan air terjun tersebut untuk upacara ritual, baik itu memandikan arca maupun membersihkan senjata pusaka. Air Terjun Sedudo juga menjadi tempat pertapaan salah seorang tokoh penyebar agama Islam di Nganjuk, Ki Ageng Ngaliman.

Khasiat Air Terjun Sedudo yang secara mitos bisa membuat awet muda memang menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan untuk mendatangi tempat ini. Karenanya setiap kali perayaan Mandi Sedudo yang rutin digelar pemerintah kabupaten nganjuk senantiasa ramai dikunjungi wisatawan. Para wisatawan yang bertandang ke sana pun banyak yang bermain air di sekitar air terjun, berkemah, mandi, atau meski hanya sekedar mencelupkan kaki ke kolam.

Pemandian para dewa

Selain membuat awet muda, masih banyak lagi mitos yang beredar mengenai Air Terjun Sedudo. Salah satunya mengenai air terjun ini yang menjadi tempat pemandian para dewa yang bersemayam yang membuat airnya tidak pernah kering. Ada sejumlah aturan yang harus pengunjung perhatikan karena jika tidak, menurut masyarakat setempat jika dilanggar akan ada kejadian-kejadian tertentu yang membahayakan. Misalnya saja larangan untuk berbuat asusila, larangan untuk tidak membawa pulang benda-benda temuan, membawa pulang kembali sampah baik itu sampah makanan maupun bungkus sabun dan sampo, serta larangan untuk menjaga omongan serta tidak berkomentar negatif jika melihat sesuatu yang janggal.

Terlepas dari semua mitos tersebut, Air Terjun Sedudo memang tempat yang menarik untuk dikunjungi. Terutama saat libur akhir pekan, dimana pengunjung bisa bersantai dan menikmati pemandangan hijau yang menyejukkan mata serta suasana yang segar agar tubuh dan pikiran juga bisa fresh kembali setelah penat dengan segala rutinitas. Fasilitas yang ada di Air Terjun Sedudo juga cukup lengkap, mulai dari ruang ganti, toilet, kolam untuk berendam dan berenang, jagung bakar, warung makan, jajanan pasar, nasi urap, tukang foto langaung cetak, hingga toko cinderamata.

Pengalaman yang menyenangkan.

Cak Mar berangkat dari nganjuk kota sekitar jam 2 siang, dengan jarak 30 km namun lewat jalan yang berkelok akhirnya sampai disana sekitar pukul 3 sore. Tarif masuk yang dihitung adalah setiap kepala dewasa dengan besaran Rp. 10.000 saja. Sedangkan kendaraan tidak dihitung. Letak loket tepat di depan balai desa ngliman.

Karena sedang musim liburan, maka pada pukul 08.00 sampai dengan pukul 16.00 mobil tidak diperbolehkan masuk di area wisata melainkan hanya sampai di parkiran bawah, semacam lapangan bola. Sedangkan sepeda motor masih diperbolehkan sampai ke area parkir di depan wisata air terjun sedudo.

Turun dari mobil pastinya perlu usaha lagi khan untuk menuju air terjun sedudo, kebetukan juga masih ada dua kali tanjakan yang menguras tenaga jika berjalan kaki. Nah, disini sudah ada ojek yang siap mengantar anda sampai diatas dengan tarif normal 10.000 sekali drop. Anda mungkin sempat ditawari 15.000 jika anggota yang di drop agak banyak, atau mungkin saat sepi anda bisa saja dikasih harga 5000 saja sekali drop. Cak Mar sendiri memilih jalan kaki, selain melatih otot fisik biar merasakan olah raga maka sepanjang kita berjalan kaki kita bisa menikmati hamparan susunan pegunungan dan jurang yang berbaris rapi. Eman kalau cuman dilewatkan dengan ojek.

Capekpun tak terasa

Anak anak Cak mar pun menikmati pengalaman berjalan kaki ini. Sambil berbincang maka tak sampai 15 kami sudah sampai di depan air terjun sedudo. Suara gemuruh air jatuh dari ketinggian 105 meter tersebut dan hembusan sejuk uap air dibawa angin seakan menyambut kedatangan kami didalam peluh keringat.

Tak lupa keluarga dan anak anak berendam disana. Celana ganti bisa dibeli dengan biaya 25.000 untuk yang besar dan 15.000 untuk anak anak.

Oh iya, semenjak longsor para pengunjung tidak lagi boleh mandi dibawah air terjun sedudo, melainkan 10 meter di depan tebing. Untuk menjaga ketertiban pengunjung akan aturan tersebut, pemkab nganjuk menyiagakan beberapa petugas dari kepolisian, kodim, dan juga dari polhut. Padahal dulu sebelum kejadian kita bisa dengan leluasa berfoto ria di bawah hempasan langsung air terjun sedudo ini.

Waktu menunjukkan pukul 16.05, Cak Mar mengajak keluarga dan anak anak untuk menyudahi acara mandi dan kembali ke parkiran. Setelah berganti pakaian kering, kami kembali ke parkiran. Oh iya, naik turun ke area ini menggunakan tangga batu yang lumayan menguras tenaga.

air terjun sedudo

Kira kira 10 menitan kami sampai kembali di parkiran. Kemudian setelah semua masuk ke mobil maka dengam biaya parkir 5000 kami meninggalkan wisata air terjun sedudo ini.

Persiapkan uang anda

Biaya yang mungkin dikeluarkan adalah:

  1. Tiket per dewasa 10.000
  2. Biaya Ojek per drop 10.000
  3. Celana dewasa 25.000
  4. Celana anak anak 15.000
  5. Jagung bakar 5000
  6. Nasi jagung urap rempeyek 4000
  7. Cenil dan jajanan pasar per porsi 3000
  8. Foto langsung jadi 10.000
  9. Parkir mobil 5000

Selamat capcus deh, semoga berkenan.

Comments

comments

Leave a Reply